Dari
sekian banyak macam buah-buahan, pasti kita tahu buah rambutan. Buah ini
mempunyai ciri unik dan menarik dengan adanya rambut di bagian kulit
buahnya. Warnanya hijau ketika masih muda, lalu berangsur kuning, hingga
merah ketika masak. Rasanya manis.
Buah
rambutan (nephelium lappaceum) adalah tanaman tropis yang tergolong ke
dalam suku lerak-lerakan atau Sapincia Ceap berasal dari daerah
kepulauan di Asia Tenggara.
Divisi : Mognoliophyta
Kelas : Mognoliopsida
Ordo : Sapindales
Famili : Sapindaceae
Genus : Nephelium
Spesies : N. Lappaceum
Pohon rambutan menyukai suhu tropika hangat (suhu rata-rata 25ºC) tinggi pohon rambutan dapat mencapai delapan meter.
Tumbuhan
rambutan menghasilkan bunga setelah tujuh tahun jika ditanam dari biji.
Namun, pada usia dua tahun sudah dapat berbunga jika diperbanyak secara
vegetatif, rambutan biasanya berumah dua, tetapi bersifat
androdiocious, ada tumbuhan jantan dan tumbuhan banci.
Pembungaan
rambutan dipengaruhi oleh musim atau ketersediaan air. Masa kering tiga
bulan menghentikan pertumbuhan vegetatif dan merangsang pembentukan
bunga. Di daerah Sumatra bagian Utara yang tidak mengenal musim kemarau,
rambutan dapat menghasilkan buah dua kali dalam setahun. Di tempat
lain, bunga muncul biasanya setelah kering tiga bulan ( di Jawa dan
Kalimantan biasanya pada bulan Oktober dan November).
Rambutan
memiliki banyak jenis diantaranya Rapiah, si Macan, si Nyonya, lebak
bulus, dan binjai. Manfaat buah rambutan sangat banyak sekali. Bagi
kesehatan, buah rambutan bermanfaat untuk mengencangkan otot, obat sakit
perut, dan obat cacingan. Akar dapat diseduh untuk obat demam, kulit
batang untuk mengobati penyakit lidah, daunnya sebagai obat pusing
kepala, sedangkan kulit buah rambutan mengandung Saponin beracun, tetapi
di Jawa, kulit buah ini dapat dijadikan obat dengan cara dikeringkan
terlebih dahulu.
Di
dalam buah rambutan tersimpan khasiat obat yang tak ternilai harganya,
menurut kajian pakar tanaman obat, buah rambutan memuat besi, kalium,
sapai vitamin C. dalam setiap 100 gram (sekitar 3 buah rambutan
terkandung 69 kalori, 18,1 gram karbohidrat, serta 58 mg vitamin). Kadar
serat rambutan juga cukup tinggi, sekitar 2 gram per 100 gram berat
buah. Karakter buah seperti ini cocok dikonsumsi orang-orang yang tengah
berdiet menurunkan atau menjaga berat badan.
Bagaimana
dengan biji buah rambutan? Ternyata biji buah rambutan juga dapat
dimanfaatkan. Biji rambutan tidak beracun dan mengandung karbohidrat,
lemak, protein, yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dari gizi. Biji
rambutan juga mengandung lemak polifenol cukup tinggi. Komposisi zat-zat
kimia dalam biji rambutan tersebut menghasilkan khasiat hipoglikemik
(menurunkan kadar gula dalam darah) sehingga biji rambutan banyak
digunakan untuk pengobatan alternatif guna menormalkan kadar gula darah
penderita kencing manis (diabetes mellitus yang cenderung tinggi).
Caranya
adalah ambilah lima buah rambutan yang sudah masak, pisahkan bijinya.
Potong biji rambutan menjadi bagian-bagian kecil, lalu sangria sampai
berwarna kuning kehitaman. Giling halus sampai menjadi bubuk. Masukkan
seluruh bubuk ke dalam cangkir, seduh dengan air panas. Setelah dingin,
minum bagian air yang bening sekaligus buang ampas atau endapannya.
Lakukan sebelum makan sebanyak 1-3 kali sehari, tergantung pada seberapa
tinggi kadar gula saat melakukan terapi ini. Konsumsi setiap hari jika
perlu.
Nah,
itu tadi manfaat dari buah rambutan. Ternyata buah rambutan tidak hanya
dagingnya saja yang dapat dimakan atau pun digunakan, buat kamu-kamu
yang suka dengan buah rambutan jangan takut untuk mengonsumsi banyak,
tapi harus dibatasi juga seberapa banyak, terlalu banyak juga dapat
membuat perut terasa sakit.
sumber: http://haxims.blogspot.com/2010/01/cara-meminum-biji-rambutan.html
Tampilkan postingan dengan label rambutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rambutan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Juni 2013
Jenis Jenis Tanaman Rambutan
Jenis Tanaman Rambutan
Dari survey yang telah dilakukan terdapat
22 jenis rambutan baik yang berasal dari galur murni maupun hasil
okulasi atau penggabungan dari dua jenis dengan galur yang berbeda.
Ciri-ciri yang membedakan setiap jenis rambutan dilihat dari sifat buah
(dari daging buah, kandungan air, bentuk, warna kulit, panjang rambut).
Dari sejumlah jenis rambutan diatas hanya beberapa varietas rambutan
yang digemari orang dan dibudidayakan dengan memilih nilai ekonomis
relatif tinggi diantaranya:
1) Rambutan Rapiah buah tidak terlalu lebat tetapi mutu buahnya tinggi, kulit berwarna hijau-kuning-merah tidak merata dengan beramut agak jarang, daging buah manis dan agak kering, kenyal, ngelotok dan daging buahnya tebal, dengan daya tahan dapat mencapai 6 hari setelah dipetik.
2) Rambutan Aceh Lebak bulus pohonnya tinggi dan lebat buahnya dengan hasil rata-rata 160-170 ikat per pohon, kulit buah berwarna merah kuning, halus,rasanya segar manis-asam banyak air dan ngelotok daya simpan 4 hari setelah dipetik, buah ini tahan dalam pengangkutan.
3) Rambutan Cimacan, kurang lebat buahnya dengan rata-rata hasil 90-170 ikat per pohon, kulit berwarna merah kekuningan sampai merah tua, rambut kasar dan agak jarang, rasa manis, sedikit berair tetapi kurang tahan dalam pengangkutan.
4) Rambutan Binjai yang merupakan salah satu rambutan yang terbaik di Indonesia dengan buah cukup besar, dengan kulit berwarna merah darah sampai merah tua rambut buah agak kasar dan jarang, rasanya manis dengan asam sedikit, hasilbuah tidak selebat aceh lebak bulus tetapi daging buahnya ngelotok.
5) Rambutan Sinyonya, jenis rambutan ini lebat buahnya dan banyak disukai terutama orang Tionghoa, dengan batang yang kuat cocok untuk diokulasi, warna kulit buah merah tua sampai merah anggur, dengan rambut halus dan rapat,rasa buah manisa sam, banyak berair, lembek dan tidak ngelotok.
1) Rambutan Rapiah buah tidak terlalu lebat tetapi mutu buahnya tinggi, kulit berwarna hijau-kuning-merah tidak merata dengan beramut agak jarang, daging buah manis dan agak kering, kenyal, ngelotok dan daging buahnya tebal, dengan daya tahan dapat mencapai 6 hari setelah dipetik.
2) Rambutan Aceh Lebak bulus pohonnya tinggi dan lebat buahnya dengan hasil rata-rata 160-170 ikat per pohon, kulit buah berwarna merah kuning, halus,rasanya segar manis-asam banyak air dan ngelotok daya simpan 4 hari setelah dipetik, buah ini tahan dalam pengangkutan.
3) Rambutan Cimacan, kurang lebat buahnya dengan rata-rata hasil 90-170 ikat per pohon, kulit berwarna merah kekuningan sampai merah tua, rambut kasar dan agak jarang, rasa manis, sedikit berair tetapi kurang tahan dalam pengangkutan.
4) Rambutan Binjai yang merupakan salah satu rambutan yang terbaik di Indonesia dengan buah cukup besar, dengan kulit berwarna merah darah sampai merah tua rambut buah agak kasar dan jarang, rasanya manis dengan asam sedikit, hasilbuah tidak selebat aceh lebak bulus tetapi daging buahnya ngelotok.
5) Rambutan Sinyonya, jenis rambutan ini lebat buahnya dan banyak disukai terutama orang Tionghoa, dengan batang yang kuat cocok untuk diokulasi, warna kulit buah merah tua sampai merah anggur, dengan rambut halus dan rapat,rasa buah manisa sam, banyak berair, lembek dan tidak ngelotok.
Khasiat Daun Rambutan
Manfaat Daun Rambutan ataupun Khasiat Daun
Rambutan untuk Kesehatan Tubuh kita, atau Lebih tepatnya Untuk Kesehatan
Rambut Kita, Ngomongin Masalah Kesehatan dan Tanaman Pada artikel Lalu
Blog Meranti Juga telah membahas Tuntas mengenai Jenis Jenis Tanaman Hias, Silahkan anda Baca untuk mendapatkan Informasi Lanjutannya, Mari Back to Topik Mengenai Manfaat Daun Rambutan ini Untuk Menghitamkan Rambut anda yang Sudah mulai Memutih.
Manfaat Daun Rambutan ataupun Khasiat Daun Rambutan ini ternyata Belum banyak yang mengetahuinya, Oleh karenanya Pada kesempatan yang berbahagia ini Saya Mencoba Berbagi Bersama Anda, agar Informasi dan Manfaat Daun Rambutan ini bisa Menyebar Keseluruh Pelosok negri.
Adapun manfaat daun rambutan salah satunya adalah untuk menghitamkan rambut, rambut yang banyak putih walau usianya masih muda. Tidak ada salahnya untuk mencoba cara menghitamkan rambut dengan daun rambutan.
Untuk Cara Menggunakan Daun Rambutan Ini Sebagai Penghitam Rambut silahkan lihat di Bawah ini :
Manfaat Daun Rambutan ataupun Khasiat Daun Rambutan ini ternyata Belum banyak yang mengetahuinya, Oleh karenanya Pada kesempatan yang berbahagia ini Saya Mencoba Berbagi Bersama Anda, agar Informasi dan Manfaat Daun Rambutan ini bisa Menyebar Keseluruh Pelosok negri.

Adapun manfaat daun rambutan salah satunya adalah untuk menghitamkan rambut, rambut yang banyak putih walau usianya masih muda. Tidak ada salahnya untuk mencoba cara menghitamkan rambut dengan daun rambutan.
Untuk Cara Menggunakan Daun Rambutan Ini Sebagai Penghitam Rambut silahkan lihat di Bawah ini :
- Siapkan beberapa lembar daun rambutan
- Tumbuk halus daun rambutan yang sebelumnya telah dicuci bersih.
- Campur dengan sedikit air, setelah diperas dan ambil airnya.
- Usaplah air perasan daun rambutan ke rambut, dan lakukanlah sebelum mandi dan rutin.
Budidaya Rambutan

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman rambutan.
A. Faktor luar
Faktor luar adalah factor-faktor yang terdapat di luar tanaman rambutan, yaitu sebagai berikut:
1. Tanah
Jenis tanah yang baik sebagai media tanam untuk pertumbuhan rambutan adalah tanah yang gembur, subur, dan sedikit berpasir. Walaupun sebenarnya rambutan dapat hidup dalam segala jenis tanah, namun pada jenis tanah seperti tersebut di atas, rambutan dapat memberikan hasil yang optimal.
Tingkat derajat keasaman (pH) tanah yang optimal untuk budidaya tanaman rambutan adalah antara 6,67 dan jika pH tanahnya kurang dari 5,5 seperti daerah rawa-rawa maka perlu diadakan pengapuran terlebih dahulu.
2. Iklim
Iklim adalah keadaan suhu rata-rata suatu tempat pada jangka waktu tertentu.
Keadaan iklim sangat dipengaruhi oleh:
a. Suhu udara,
b. Curah hujan,
c. Pancaran sinar matahari, dan
d. Arah angin
Hal yang paling mempengaruhi keadaan iklim adalah curah hujan. Curah hujan yang diperlukan rambutan adalah 1.500-2.500 mm setiap tahunnya.
Pada saat berbunga, rambutan memerlukan musim kering selama 3 bulan agar dapat menjadi buah yang baik. Jika musim kering berlangsung lebih dari 3 bulan, maka bunga akan menjadi gugur atau buah tidak sempurna (menjadi kempes).
3. Letak ketinggian
Ketinggian antara 30-500 meter di atas permukaan laut adalah kondisi tempat yang dapat dipakai bertanam untuk mendatangkan hasil lebih baik.
B factor Dalam
Faktor-faktor dalam adalah factor yang berasal dari tubuh tanaman rambutan itu sendiri, yang termasuk factor dalam adalah sebagai berikut:
1. Jenis rambutan yang ditanam
Terdapat beragam jenis rambutan, masing-masing memiliki sifat yang khas. Dari bermacam-macam sifat tersebut, kita dapat menyeleksi sifst-sifst yang menguntungkan. Sifat-sifat tersebut diturunkan ini juga perlu kita perhatikan, jika ingin memperoleh hasil lebih baik.
2. Bibit yang dipilih
Seperti kita ketahui, sifat turunan adalah sifat yang diturunkan induk pada anak-anaknya. Jika kita telah memilih induk dengan sifat unggul atau berkualitas, kita dapat juga mengusahakan agar sifat tersebut diturunkan pada anak-anaknya yaitu dengan cara perkembangbiakkan tak kawin, misalnya mencangkok. Dengan cangkok, kita memiliki beberapa keuntungan yaitu:
a. Diperoleh sifat yang hampir sama dengan induknya;
b. Cepat berbuah;
c. Cepat menghasilkan keturunan.
Tetapi apabila kita mendapatkan keturunan dengan hasil perkawinan, belum tentu memperoleh sifat yang sama dengan induk, sebab perkawinan adalah gabungan antara induk jantan dan induk betina.
Proses penanaman
Penanaman pohon rambutan di pekarangan rumah lebih mudah dari pada dikebun, karena perhatiannya lebih banyak dan tidak mememrlukan bermacam-macam tehnik perawatan, namun tentu saja dengan perawatan yang sederhana, hasilnya juga tidak dapat memberikan hasil yang maksimal.
Tanaman rambutan yang diusahakan di kebun dan di rawat secara maksimal maka akan diperoleh hasil yang maksimal.
Persiapan
Untuk penanaman rambutan, yang kita perlukan pada persiapan lahan adalah:
1. Persiapan lahan
Lahan yang kita perlukan adalah:
a. Lahan yang subur,
b. Kondisi tanah yang gembur, dan
c. Sirkulasi udara dalam tanah berjalan baik.
Cara mempersiapkan lahan untuk berkebun rambutan:
a. Tanah dibersihkan dari tanaman pengganggu (semak)
b. Tanah dibajak atau dicangkul agak dalam, jika kita tanam pohon rambutan dari biji atau dengan okulasi. Jika dari cangkokan, tidak usah terlalu dalam.
c. Pada lahan yang agak liat, kita tambahkan humus terlebih dahulu.
d. Biarkan kondisi seperti ini selama satu tahun terlebih dahulu.
2. Pembuatan Lubang Tanam
Setelah selesai mengadakan persiapan lahan, selanjutnya kita persiapkan pembuatan lubang tanam untuk tanaman rambutan.
Lubang tanam dibuat 4 pekan sebelum proses penanaman bibit rambutan.
Besar ukuran lubang tanam adalah 1x1x0,5 meter.
Cara pembuatan lubang tanam untuk tanaman rambutan adalah sebagai berikut:
a. Ukurlah tanah dengan meteran sepanjang 1 meter, lebar 1 meter
b. Mulailah menggali lubang tanam sedalam 0,5 meter
c. Pada saat penggalian, sebaiknya pisahkan antara tanah sebelah atas dan tanah sebelah bawah
d. Jarak antara lubang tanam yang satu dengan lainnya adalah 12 meter
e. Tunggu lubang tanam selama 2 minggu
f. Tutup kembali lubanag tanam dengan sususnan seperti semula sebelum di gali
g. Tambahkan pada bagian tanah sebelah atas dengan pupuk kandang
h. Setelah 4 minggu maka bibit rambutan sudah dapat ditanam pada lubang tanam
3. Persiapan penyediaan benih
Cara penyiapan bibit dari biji rambutan:
a. Rendam biji rambutan dalam air bercampur asam klorida (HCL) 25% dengan perbandingan 1:2 atau dalam larutan asam sulfat (H2SO4)
b. Lama perendaman selama 15 menit.
c. Ambilbiji rambutan dan cuci sampai bersih
d. Tiriskan biji rambutan selama 1 hari sampai kering agar tidak ditumbuhi dengan jamur
e. Langkah selanjutnya adalah menyemaikan benih pada lahan yang gembur sedalam 20 cm.
f. Kurang lebih 1 bulan, pohon rambutan sudah mulai tumbuh dan jika sudah ada daunnya, dua helai dipindahkan ke tempat penanaman.
Penanaman
Pada penanaman tanaman rambutan harus diperhatikan:
1. Lubang tanam tidak terlalu dalam atau terlalu dangkal.
2. Dalam lubang kira-kira batas antara akar dan batang. Usahakan setinggi tanah yang ada dipermukaan
3. Buatkan perlindungan tanaman dari bahan bamboo dengan posisi agak tinggi bagian Timur, atau membujur dari arah Utara ke selatan agar Matahari pagi lebih banyak dari pada sore hari
4. Pelindung bagian atap dibuat dari daun kelapa atau daun tebu
5. Lepas bibit dari keranjang atau kantung plastic, agar tidak mengundang rayap merusak akar yang masih muda
6. Pada awal penanaman, ditambah dengan pupuk kandang dan pupuk hijau.
7. Penanaman bibit rambutan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Namun, jika masih musim kemarau, sebaiknya disiram 2 kali sehari selama 2 minggu.s
Pemeliharaan
A. Penyiraman
1. Penyiraman pada tanaman rambutan yang baru ditanam sampai berumur 2 minggu, dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari.
2. Setelah 2 minggu berlalu, penyiraman dilakukan 1 kali sehari
3. Setelah tanaman rambutan kuat, penyiraman dilakukan sesekali saja jika memerlukan.
4. Jika da air yang menggenang, segera buat saluran air agar air sgera mengalir jauh dari tanaman rambutan, karena tanaman rambutan, karena tanaman rambutan timbuhnya kurang baik dalam air yang menggenang.
B. Pemupukan
Pemupukan adalah usaha untuk menambah kesuburan tanah sehingga tanaman cepat berbunga dan berbuah. Selain itu, pemupukan juga dilakukan agar susunan unsure hara tanah tetap dalam keadaan seimbang.
1. Untuk menanam rambutan yang berumur 2 tahun, pemupukan dilakukan dengan cara menggali tanah di sekeliling pohon sedalam 30 cm, lebar 40 cm, dan memasukakkan campuran 30 kg pupuk kandang, 50 kg TSP, 100 gram urea setara 20 gram ZK.
2. Untuk tahun ketiga dan seterusnya, pemupukan tanaman rambutan berupa 50 kg pupuk kandang, 60 kg TSP, 150 gram urea, dan 250 gram ZK untuk setiap hectare tanah.
Selain pupuk yang diberikan pada bagian tanah, tanaman rambutan juga perlu pupuk daun.
Pupuk daun adalah pupuk yang diberikan pada tanaman lewat bagian daun dengan cara disemprotkan, terutama pada saat stomata mulut daunnya terbuka.
Kelebihan pemberian pupuk daun adalah:
1. Unsur hara lebih cepat terserap.
2. Tunas lebih mudah terbentuk.
3. Bunga lebih cepat terbentuk.
4. Tanah tidak cepat menjadi tandus.
Penyemprotan pupuk daun dilakukan pada bagian bawah daun, karena letak stomata atau mulut daun ada di permukaan bawah daun. Kecuali pada tumbuhan air yang memiliki stomata di permukaan atas daun.
C. Penyiangan
Penyioangan adalah proses pembuangan atau pembersihan lahan tanaman rambutan dari tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman rambutan, misalnya gulma dan rumput.Selain penyiangan, yang tak kalah penting agar tanaman rambutan cepat berbuah adalah pemangkasan. Buah yang banyak diperoleh dari daun yang rimbun. Sedangkan daun yang rimbun ini, dapat kita peroleh dari pemangkasan.
Pemangkasan dilakukan setelah selesai panen seluruhnya, terutama ranting-ranting yang telah kering dan mati.
Ada beberapa cara yang dilakukan agar tanaman buah-buahan cepat berbuah, yaitu:
1. Pemangkasan
Pemangkasan ada 3 macam yaitu pemangkasan ringan (pada batang yang tidak produktif). Pemangkasan sedang (untuk cabang yang rusak), dan pemangkasan berat (meremajakan batang yang tua).
Pemangkasan perlu memperhatikan kondisi tanaman dan lingkungan tempat hidupnya, serta waktunya yaitu akhir musim kemarau dan awal musim hujan.
2. Pematahan Bagian Ujung Tunas
Pematahan ujung tunas hampir sama dengan pemangkasan. Pematahan hanya dilakukan pada ujung tunas. Pematahan menghambat tambahan memanjang. Sehingga zat makanan untuk membentuk tunas ditimbun agar terbentuk buah.
3. Melukai batang akar atau Umbi
Pembuatan luka merupakan usaha yang dilakukan oleh nenek moyang sejak zaman dahulu kala. Pembuatan luka dilakukan pada bagian batang, akar dan bagian umbi.
Setelah dilukai sebaiknya diberi paraffin atau cat agar tidak terjadi infeksi. Bagian batang yang dapat dilukai adalah batang yang keras, dengan lebar luka 10-20 cm pada sekeliling batang.
Dengan adanya luka maka pengangkutan zat makanan menjadi terganggu, sehingga pemusatan zat makanan pada bagian daun akan mendorong proses pembungaan.
4. Pengikatan
Mengikat tanaman ini merupakan cara yang sudah lama dilakukan oleh nenek moyang kita.
Pada awalnya, mereka tidak tahu mengapa tanaman yang diikat menjadi cepat berbunga dan brbuah. Pengikatan menggunakan kawat sebagai pengikat, dapat dilakukan bagian batang besar atau kecil. Setelah berbunga dan berbuah, pengikatnya baru dilepas.
1. Hama
Hama tanaman rambutan adalah gangguan pada tanaman rambutan yang disebabkan oleh hewan. Hewan yang biasa mengganggu tanaman rambutan adalah semut, kepik (kumbang kecil), kutu, tupai dan kelelawar. Termasuk di dalamnya adalah ulat penggerek yang paling sering dijumpai pada buah, batang, dan daun rambutan, serta masih banyak lagi jenis ulat pengganggu yang lain.
a. Ulat penggerek
Ciri-ciri buah rambutan yang terkena hama ulat penggerek adalah sebagai berikut:
1) Buah rambutan kering dan berwarna hitam.
2) Pada bagian daging buah terdapat ulat yang berwarna cokelat
b. Ulat pemakan daun
Ulat pemakan daun sering disebut ulat keket, memiliki ciri-ciri:
1) Menyerang daun tanaman rambutan saat musim kemarau.
2) Daun yang dimakan adalah daun yang muda.
3) Pinggir daun menjadi kering dan keriting.
c. Ulat penggerek batang
d. Ulat jengkal
Ulat jengkal menyerang bagian daun ranbutan yang masih muda.
Ciri-ciri daunnya:
1) Bagian pinggir menjadi keriting.
2) Bagian pinggir daun berwarna coklat dan kering.
3) Dijumpai ulat yang berwarna coklat seperti tangkai daun yang kering.
2. Penyakit
Penyakit pada tanaman rambutan adalah gangguan pada tanaman rambutan yang disebabkan oleh mikroorganisme (makhluk hidup yang sangat kecil, berupa tannaman dan hewan).
Macam-macam penyakit pada tanaman rambutan adalah:
a. Bercak daun
1) Bercak daun disebabkan oleh ganggang.
2) Yang diserang adalah bagian daun yang sudah tua
3) Penyakit ini muncul pada musim penghujan.
4) Gejala berupa bercak putih pada permukaan atas daun
5) Serat bercak berwarna jingga.
b. Bercak pada batang
1) Apenyebab bercak putih adalah lumut kerak
2) Warna putih
3) Menyerang pada bagian batang
c. Akar putih.
1) Penyebab akar putih adalah jamur.
2) Gejala adanya bercak putih pada akar.
3) Dapat menyebabkan akar menjadi kering sehingga tanaman mati.
3. Gulma
Gulma adalah gangguan pada tanaman rambutan yang berupa tanaman pengganggu.
Gulma tanaman rambutan biasanya berupa rumput liar yang hidup di sekitar tanaman tersebut, upaya menanggulangi dengan mengadakan penyiangan secara rutin pada jarak 1 meter dari batang rambutan.
Usaha-usaha pemberantasan hama dan penyakit pada tanaman rambutan adalah sebagai berikut:
1. Pencegahan
Usaha pencagahan terhadap hama dan penyakit yang menyerang tanaman rambutan dilakukan untuk membasmi hama tanaman berupa kutu.
2. Pemberantasan
Adalah usaha pemberantasan hama yang berupa ulat penggerek.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pemberantasan hama, yaitu:
a. Jangan dilakukan pada saat tanaman rambutan berbunga, karena akan menggangu proses penyerbukan
b. Jangan melakukan pemberantasan hama pada saat buah siap dipanen.
Dua puluh hari sebelum dipanen, pemakaian pestisida harus sudah dihentikan, karena residu pestisida dapat meracuni konsumen.
Pencegahan penyakit pada tanaman rambutan, misalnya sebelum tumbuh jamur pada musim hujan ,mulai tiba, tanaman rambutan kita semprot dengan fungisida.
Manfaat Buah Rambutan
Manfaat Buah Rambutan
Bagi Kesehatan | Kandungan nilai gizi buah rambutan bagi kesehatan
tubuh antara lain adalah vitamin C, zat besi, fosfor, protein,
potassium, vitamin A, kalsium, magnesium, seng natrium, niacin, serat
dan karbohidrat yang dapat mengurangi lemak, perawatan kulit, perawatan
rambut, gejala diare, gejala anemia, melawan kanker, kencing manis,
demam dan penyakit - penyakit lainnya. Pada posting kali ini
Kolombloggratis.Org akan searching artikel terbaru tentang banyaknya
khasiat dan
manfaat dari buah rambutan bagi terciptanya kesehatan tubuh yang sangat
di inginkan
setiap manusia, pada posting sebelumnya searching artikel tentang manfaat buah semangka, manfaat buah pisang, manfaat buah pepaya, manfaat buah naga
dan manfaat buah lainnya,
artikel terbaru kali ini akan berbagi tentang manfaat buah rambutan bagi kesehatan tubuh,...
Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan
Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan
- Kandungan dari buah rambutan merupakan anti kanker
- Kandungan dari buah rambutan merupakan anti inflamasi
- Kandungan flavonoid pada buah rambutan dapat mengurangi kolesterol
- Kandungan senyawa asam galia pada buah rambutan dapat menangkal radikal bebas
- Kandungan buah rambutan dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif
- Kandungan senyawa dari buah rambutan dapat membantu melawan kanker
- Kandungan tembaga buah rambutan membantu pembentukan darah dalam tubuh yang meliputi pembentukan sel darah merah dan sel darah putih
- Kandungan zat besi buah rambutan dapat mencegah terjadinya penyakit anemia
- Kandungan serat buah rambutan dapat meringankan gejala diare
- Kandungan serat buah rambutan dapat membasmi parasit dalam usus
- Kandungan kulit dari buah rambutan dapat membantu mengobati penyakit disentri
- Kandungan biji buah rambutan dapat menyembuhkan penyakit kencing manis
- Kandungan daun buah rambutan berfungsi untuk perawatan rambut dengan menghitamkan kembali rambut uban melalui sel - sel rambut yang mati
- Kandungan biji buah rambutan dapat digunakan untuk perawatan kulit
- Kandungan buah rambutan dapat menyembuhkan demam
Langganan:
Postingan (Atom)
