Jumat, 07 Juni 2013

Budidaya Rambutan

Budidaya, Rambutan cara menanamnya
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman rambutan.

A.    Faktor luar
Faktor luar adalah factor-faktor yang terdapat di luar tanaman rambutan, yaitu sebagai berikut:

1.    Tanah
Jenis tanah yang baik sebagai media tanam untuk pertumbuhan rambutan adalah tanah yang gembur, subur, dan sedikit berpasir. Walaupun sebenarnya rambutan dapat hidup dalam segala jenis tanah, namun pada jenis tanah seperti tersebut di atas, rambutan dapat memberikan hasil yang optimal.
Tingkat derajat keasaman (pH) tanah yang optimal untuk budidaya tanaman rambutan adalah antara 6,67 dan jika pH tanahnya kurang dari 5,5 seperti daerah rawa-rawa maka perlu diadakan pengapuran terlebih dahulu.

2.    Iklim
Iklim adalah keadaan suhu rata-rata suatu tempat pada jangka waktu tertentu.
Keadaan iklim sangat dipengaruhi oleh:
a.    Suhu udara,
b.    Curah hujan,
c.    Pancaran sinar matahari, dan
d.    Arah angin
Hal yang paling mempengaruhi keadaan iklim adalah curah hujan. Curah hujan yang diperlukan rambutan adalah 1.500-2.500 mm setiap tahunnya.
Pada saat berbunga, rambutan memerlukan musim kering selama 3 bulan agar dapat menjadi buah yang baik. Jika musim kering berlangsung lebih dari 3 bulan, maka bunga akan menjadi gugur atau buah tidak sempurna (menjadi kempes).

3.    Letak ketinggian
Ketinggian antara 30-500 meter di atas permukaan laut adalah kondisi tempat yang dapat dipakai bertanam untuk mendatangkan hasil lebih baik.

B factor Dalam
    Faktor-faktor dalam adalah factor yang berasal dari tubuh tanaman rambutan itu sendiri, yang termasuk factor dalam adalah sebagai berikut:

1.    Jenis rambutan yang ditanam
Terdapat beragam jenis rambutan, masing-masing memiliki sifat yang khas. Dari bermacam-macam sifat tersebut, kita dapat menyeleksi sifst-sifst yang menguntungkan. Sifat-sifat tersebut diturunkan ini juga perlu kita perhatikan, jika ingin memperoleh  hasil lebih baik.

2.    Bibit yang dipilih
Seperti kita ketahui, sifat turunan adalah sifat yang diturunkan induk pada anak-anaknya. Jika kita telah memilih induk dengan sifat unggul atau berkualitas, kita dapat juga mengusahakan agar sifat tersebut diturunkan pada anak-anaknya yaitu dengan cara perkembangbiakkan tak kawin, misalnya mencangkok. Dengan cangkok, kita memiliki beberapa keuntungan yaitu:
a.    Diperoleh sifat yang hampir sama dengan induknya;
b.    Cepat berbuah;
c.    Cepat menghasilkan keturunan.
Tetapi apabila kita mendapatkan keturunan dengan hasil perkawinan, belum tentu memperoleh sifat yang sama dengan induk, sebab perkawinan adalah gabungan antara induk jantan dan induk betina.

    Proses  penanaman

Penanaman pohon rambutan di pekarangan rumah lebih mudah dari pada dikebun, karena perhatiannya lebih banyak dan tidak mememrlukan bermacam-macam tehnik perawatan, namun tentu saja dengan perawatan yang sederhana, hasilnya juga tidak dapat memberikan hasil yang maksimal.
Tanaman rambutan yang diusahakan di kebun dan di rawat secara maksimal maka akan diperoleh hasil yang maksimal.
Persiapan

Untuk penanaman rambutan, yang kita perlukan pada persiapan lahan adalah:
1.    Persiapan lahan
Lahan yang kita perlukan adalah:
a.    Lahan yang subur,
b.    Kondisi tanah yang gembur, dan
c.    Sirkulasi udara dalam tanah berjalan baik.
Cara mempersiapkan lahan untuk berkebun rambutan:
a.    Tanah dibersihkan dari tanaman pengganggu (semak)
b.    Tanah dibajak atau dicangkul agak dalam, jika kita tanam pohon rambutan dari biji atau dengan okulasi. Jika dari cangkokan, tidak usah terlalu dalam.
c.    Pada lahan yang agak liat, kita tambahkan humus terlebih dahulu.
d.    Biarkan kondisi seperti ini selama satu tahun terlebih dahulu.

2.    Pembuatan Lubang Tanam
Setelah selesai mengadakan persiapan lahan, selanjutnya kita persiapkan pembuatan lubang tanam untuk tanaman rambutan.
Lubang tanam dibuat 4 pekan sebelum proses penanaman bibit rambutan.
Besar ukuran lubang tanam adalah 1x1x0,5 meter.
Cara pembuatan lubang tanam untuk tanaman rambutan adalah sebagai berikut:
a.    Ukurlah tanah dengan meteran sepanjang 1 meter, lebar 1 meter
b.    Mulailah menggali lubang tanam sedalam 0,5 meter
c.    Pada saat penggalian, sebaiknya pisahkan antara tanah sebelah atas dan tanah sebelah bawah
d.    Jarak antara lubang tanam yang satu dengan lainnya adalah 12 meter
e.    Tunggu lubang tanam selama 2 minggu
f.    Tutup kembali lubanag tanam dengan sususnan seperti semula sebelum di gali
g.    Tambahkan pada bagian tanah sebelah atas dengan pupuk kandang
h.    Setelah 4 minggu maka bibit rambutan sudah dapat ditanam pada lubang tanam

3.    Persiapan penyediaan benih
Cara penyiapan bibit dari biji rambutan:
a.    Rendam biji rambutan dalam air bercampur asam klorida (HCL) 25% dengan perbandingan 1:2 atau dalam larutan asam sulfat (H2SO4)
b.    Lama perendaman selama 15 menit.
c.    Ambilbiji rambutan dan cuci sampai bersih
d.    Tiriskan biji rambutan selama 1 hari sampai kering agar tidak ditumbuhi dengan jamur
e.    Langkah selanjutnya adalah menyemaikan benih pada lahan yang gembur sedalam 20 cm.
f.    Kurang lebih 1 bulan, pohon rambutan sudah mulai tumbuh dan jika sudah ada daunnya, dua helai dipindahkan ke tempat penanaman.
Penanaman

Pada penanaman tanaman rambutan harus diperhatikan:
1.    Lubang tanam tidak terlalu dalam atau terlalu dangkal.
2.    Dalam lubang kira-kira batas antara akar dan batang. Usahakan setinggi tanah yang ada dipermukaan
3.    Buatkan perlindungan tanaman dari bahan bamboo dengan posisi agak tinggi bagian Timur, atau membujur dari arah Utara ke selatan  agar Matahari pagi lebih banyak dari pada sore hari
4.    Pelindung bagian atap dibuat dari daun kelapa atau daun tebu
5.    Lepas bibit dari keranjang atau kantung plastic, agar tidak mengundang rayap merusak akar yang masih muda
6.    Pada awal penanaman, ditambah dengan pupuk kandang dan pupuk hijau.
7.    Penanaman bibit rambutan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Namun, jika masih musim kemarau, sebaiknya disiram 2 kali sehari selama 2 minggu.s
Pemeliharaan

A.    Penyiraman

1.    Penyiraman pada tanaman rambutan yang baru ditanam sampai berumur 2 minggu, dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari.
2.    Setelah 2 minggu berlalu, penyiraman dilakukan 1 kali sehari
3.    Setelah tanaman rambutan kuat, penyiraman dilakukan sesekali saja jika memerlukan.
4.    Jika da air yang menggenang, segera buat saluran air agar air sgera mengalir jauh dari tanaman rambutan, karena tanaman rambutan, karena tanaman rambutan timbuhnya kurang baik dalam air yang menggenang.

B.    Pemupukan

Pemupukan adalah usaha untuk menambah kesuburan tanah sehingga tanaman cepat berbunga dan berbuah. Selain itu, pemupukan juga dilakukan agar susunan unsure hara tanah tetap dalam keadaan seimbang.
1.    Untuk menanam rambutan yang berumur 2 tahun, pemupukan dilakukan dengan cara menggali tanah di sekeliling pohon sedalam 30 cm, lebar 40 cm, dan memasukakkan campuran 30 kg pupuk kandang, 50 kg TSP, 100 gram urea setara 20 gram ZK.
2.    Untuk tahun ketiga dan seterusnya, pemupukan tanaman rambutan berupa 50 kg pupuk kandang, 60 kg TSP, 150 gram urea, dan 250 gram ZK untuk setiap hectare tanah.
Selain pupuk yang diberikan pada bagian tanah, tanaman rambutan juga perlu pupuk daun.
Pupuk daun adalah pupuk yang diberikan  pada tanaman lewat bagian daun dengan cara disemprotkan, terutama pada saat stomata mulut daunnya terbuka.

Kelebihan pemberian pupuk daun adalah:

1.    Unsur hara lebih cepat terserap.
2.    Tunas lebih mudah terbentuk.
3.    Bunga lebih cepat terbentuk.
4.    Tanah tidak cepat menjadi tandus.
Penyemprotan pupuk daun dilakukan pada bagian bawah daun, karena letak stomata atau mulut daun ada di permukaan bawah daun. Kecuali pada tumbuhan air yang memiliki stomata di permukaan atas daun.

C.    Penyiangan

Penyioangan adalah proses pembuangan atau pembersihan lahan tanaman rambutan dari tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman rambutan, misalnya gulma dan rumput.Selain penyiangan, yang tak kalah penting agar tanaman rambutan cepat berbuah adalah pemangkasan. Buah yang banyak diperoleh dari daun yang rimbun. Sedangkan daun yang rimbun ini, dapat kita peroleh dari pemangkasan.
Pemangkasan dilakukan setelah selesai panen seluruhnya, terutama ranting-ranting yang telah kering dan mati.
Ada beberapa cara yang dilakukan agar tanaman buah-buahan cepat berbuah, yaitu:

1.    Pemangkasan
Pemangkasan ada 3 macam yaitu pemangkasan ringan (pada batang yang tidak produktif). Pemangkasan sedang (untuk cabang yang rusak), dan pemangkasan berat (meremajakan batang yang tua).
Pemangkasan perlu memperhatikan kondisi tanaman dan lingkungan tempat hidupnya, serta waktunya yaitu akhir musim kemarau dan awal musim hujan.

2.    Pematahan Bagian Ujung Tunas
Pematahan ujung tunas hampir sama dengan pemangkasan. Pematahan hanya dilakukan pada ujung tunas. Pematahan menghambat tambahan memanjang. Sehingga zat makanan untuk membentuk tunas ditimbun agar terbentuk buah.

3.    Melukai batang akar atau Umbi
Pembuatan luka merupakan usaha yang dilakukan oleh nenek moyang sejak zaman dahulu kala. Pembuatan luka dilakukan pada bagian batang, akar dan bagian umbi.
Setelah dilukai sebaiknya diberi paraffin atau cat agar tidak terjadi infeksi. Bagian batang yang dapat dilukai adalah batang yang keras, dengan lebar luka 10-20 cm pada sekeliling batang.
Dengan adanya luka maka pengangkutan zat makanan menjadi terganggu, sehingga pemusatan zat makanan pada bagian daun akan mendorong proses pembungaan.

4.    Pengikatan
Mengikat tanaman ini merupakan cara yang sudah lama dilakukan oleh nenek moyang kita.
Pada awalnya, mereka tidak tahu mengapa tanaman yang diikat menjadi cepat berbunga dan brbuah. Pengikatan menggunakan kawat sebagai pengikat, dapat dilakukan bagian batang besar atau kecil. Setelah berbunga dan berbuah, pengikatnya baru dilepas.

1.    Hama

Hama tanaman rambutan adalah gangguan pada tanaman rambutan yang disebabkan oleh hewan. Hewan yang biasa mengganggu tanaman rambutan adalah semut, kepik (kumbang kecil), kutu, tupai dan kelelawar. Termasuk di dalamnya adalah ulat penggerek yang paling sering dijumpai pada buah, batang, dan daun rambutan, serta masih banyak lagi jenis ulat pengganggu yang lain.

a.    Ulat penggerek
Ciri-ciri buah rambutan yang terkena hama ulat penggerek adalah sebagai berikut:
1)    Buah rambutan kering dan berwarna hitam.
2)    Pada bagian daging buah terdapat ulat yang berwarna cokelat

b.    Ulat pemakan daun

Ulat pemakan daun sering disebut ulat keket, memiliki ciri-ciri:
1)    Menyerang daun tanaman rambutan saat musim kemarau.
2)    Daun yang dimakan adalah daun yang muda.
3)    Pinggir daun menjadi kering dan keriting.

c.    Ulat penggerek batang

d.    Ulat jengkal
Ulat jengkal menyerang bagian daun ranbutan yang masih muda.
Ciri-ciri daunnya:
1)    Bagian pinggir menjadi keriting.
2)    Bagian pinggir daun berwarna coklat dan kering.
3)    Dijumpai ulat yang berwarna coklat seperti tangkai daun yang kering.

2.    Penyakit

Penyakit pada tanaman rambutan adalah gangguan pada tanaman rambutan yang disebabkan oleh mikroorganisme (makhluk hidup yang sangat kecil, berupa tannaman dan hewan).

Macam-macam penyakit pada tanaman rambutan adalah:

a.    Bercak daun
1)    Bercak daun disebabkan oleh ganggang.
2)    Yang diserang adalah bagian daun yang sudah tua
3)    Penyakit ini muncul pada musim penghujan.
4)    Gejala berupa bercak putih pada permukaan atas daun
5)    Serat bercak berwarna jingga.

b.    Bercak pada batang
1)    Apenyebab bercak putih adalah lumut kerak
2)    Warna putih
3)    Menyerang pada bagian batang

c.    Akar putih.
1)    Penyebab akar putih adalah  jamur.
2)    Gejala adanya bercak putih pada akar.
3)    Dapat menyebabkan akar menjadi kering sehingga tanaman mati.
3.    Gulma
Gulma adalah gangguan pada tanaman rambutan yang berupa tanaman pengganggu.
Gulma tanaman rambutan biasanya berupa rumput liar yang hidup di sekitar tanaman tersebut, upaya menanggulangi dengan mengadakan penyiangan secara rutin pada jarak 1 meter dari batang rambutan.

Usaha-usaha pemberantasan hama dan penyakit pada tanaman rambutan adalah sebagai berikut:

1.    Pencegahan
Usaha pencagahan terhadap hama dan penyakit yang menyerang tanaman rambutan dilakukan untuk membasmi hama tanaman berupa kutu.

2.    Pemberantasan
Adalah usaha pemberantasan hama yang berupa ulat penggerek.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pemberantasan hama, yaitu:
a.    Jangan dilakukan pada saat tanaman rambutan berbunga, karena akan menggangu proses penyerbukan
b.    Jangan melakukan pemberantasan hama pada saat buah siap dipanen.
Dua puluh hari sebelum dipanen, pemakaian pestisida harus sudah dihentikan, karena residu pestisida dapat meracuni konsumen.
Pencegahan penyakit pada tanaman rambutan, misalnya sebelum tumbuh jamur pada musim hujan ,mulai tiba, tanaman rambutan kita semprot dengan fungisida.

Manfaat Buah Rambutan

Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan | Kandungan nilai gizi buah rambutan bagi kesehatan tubuh antara lain adalah vitamin C, zat besi, fosfor, protein, potassium, vitamin A, kalsium, magnesium, seng natrium, niacin, serat dan karbohidrat yang dapat mengurangi lemak, perawatan kulit, perawatan rambut, gejala diare, gejala anemia, melawan kanker, kencing manis, demam dan penyakit - penyakit lainnya. Pada posting kali ini Kolombloggratis.Org akan searching artikel terbaru tentang banyaknya khasiat dan manfaat dari buah rambutan bagi terciptanya kesehatan tubuh yang sangat di inginkan setiap manusia, pada posting sebelumnya searching artikel tentang manfaat buah semangka, manfaat buah pisang, manfaat buah pepaya, manfaat buah naga dan manfaat buah lainnya, artikel terbaru kali ini akan berbagi tentang manfaat buah rambutan bagi kesehatan tubuh,...

Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan

  1. Kandungan dari buah rambutan merupakan anti kanker
  2. Kandungan dari buah rambutan merupakan anti inflamasi
  3. Kandungan flavonoid pada buah rambutan dapat mengurangi kolesterol
  4. Kandungan senyawa asam galia pada buah rambutan dapat menangkal radikal bebas
  5. Kandungan buah rambutan dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif
  6. Kandungan senyawa dari buah rambutan dapat membantu melawan kanker
  7. Kandungan tembaga buah rambutan membantu pembentukan darah dalam tubuh yang meliputi pembentukan sel darah merah dan sel darah putih
  8. Kandungan zat besi buah rambutan dapat mencegah terjadinya penyakit anemia
  9. Kandungan serat buah rambutan dapat meringankan gejala diare
  10. Kandungan serat buah rambutan dapat membasmi parasit dalam usus
  11. Kandungan kulit dari buah rambutan dapat membantu mengobati penyakit disentri
  12. Kandungan biji buah rambutan dapat menyembuhkan penyakit kencing manis
  13. Kandungan daun buah rambutan berfungsi untuk perawatan rambut dengan menghitamkan kembali rambut uban melalui sel - sel rambut yang mati
  14. Kandungan biji buah rambutan dapat digunakan untuk perawatan kulit
  15. Kandungan buah rambutan dapat menyembuhkan demam

Cara Menanam Anggur

cara Budidaya anggur, budidaya anggur, cara menanam anggur

Untuk mendapat hasil yang maksimal dari buah tanaman anggur maka kita harus mengetahui hal-hal apa saja yang mendorong perkembangan tanaman tersebut supaya tumbuh dengan sempurna. Di bawah ini akan dibahas beberapa hal yang penting untuk melakukan budidaya anggur dan cara menanam anggur.

Iklim

Tanaman anggur sangat baik apabila di tanam di daerah yang memiliki ketinggian tanah yang tidak terlalu tinggi di atas permukaan laut, seperti di tepian pantai yang memiliki musim kemarau yang cukup panjang antara 4-7 bulan.

Hal-hal dapat mempengaruhi tanaman anggur yang cukup besar pengarunya yaitu, angin yang terlalu kencang sangat tidak bai, curah hujan yang baik adalah 800 mm/tahun, sinar matahari yang banyak atau udara kering sangat baik untuk pertumbuhan vegetative dan pembuahan, serta suhu yang harus stabil ialah 31°C pada siang hari, dan 23°C untuk suhu malam hari dengan kelembaban udara 75%-80%.

Media Tanam

Media tanam yang baik untuk tanaman anggur ialah tanah yang mengandung pasir, lempung, gembur, subur, dan banyyak mengandung humus serta unsure hara yang dibutuhkan tanaman anggur. Untuk derajat keasaman anggur yaitu 7 (netral).

Ketinggian Tempat

Tanaman anggur akan tumbuh dengan baik apabila ditanam di daerah yang memiliki ketinggian tanah 5-1000 m dpl. Ketinggian tanah yang baik untuk tanama anggur jenis Vitis vinifera, yaitu 1-300 m dpl. Sedangkan untuk  jenis Vitis labrusia, yaitu 1-800 m dpl.

Persiapan  Benih

Benih untuk tanaman anggur dapat diperoleh dengan dua cara, generative (biji) dan vegetatif seperti, cangkok, setek cabang, setek mata, dan penyambungan. Namun pengadaan bibit anggur yang cukup mudah  yaitu dengan setek. Bibit setek yang  baik mempunyai ciri sebagai berikut:
  1. Panjang setek sekitar 25 cm
  2. Yang terdiri dari 2-3 ruas dan diambil dari pohon induk yang sudah berumur diatas satu  tahun.
  3. Bentuknya bulat berukuran sekitar 1 cm
  4. Kulitnya berwarna cokelat muda dan cerah dengan bagian bawah kulit berwarna hijau, berair, dan bebbas dari noda-noda hitam
  5. Mata tunas yang sehat berukuran besar dan tampak padat, sedangkan mata tunas yang tidak sehat ukurannya kecil dan ujungnya tampak memutih seperti kapuk.
Bibit dari setek yang akan ditanam harus sudah memiliki akar yang cukup panjang, yaitu sekitar 10 cm dan telah memiliki dua lembar daun yang telah berkembang penuh.

Cara Menyemai Benih

Dibawah ini cara menyemai  benih yang berasal dari benih vegetative (setek) :
  1. Ranting yang akan disetek dipilih yang sudah berwarna cokelat dengan ukuran kira-kira sebesar pensil. Kemudian, ranting tersebut di potong-potong. Setiap potong ranting terdiri atas tiga tunas.
  2. Bibit di semai terlebih dahulu di dalapot atau di tempat lain, dengan waktu lima hari
  3. Kemudian pindahkan bibit pada media semai yang lebih besar atau memakai polybag dengan media tanam tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
  4. Setelah daun telah mengembang sempurna, polybag bisa dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari
  5. Selama dalam persemaian tanaman anggur siram setiap hari, tapi jangan sampai airnya menggenang. Penyemaian diletakan di tempat teduh dan lembab hanya waktu dua bulan. Selama dua bulan biasanya tanamman anggur akan tumbuh dan berakar banyak sehingga siap untuk ditanam
  6. Penanaman pada lahan terbuka dilakukan pada awal musim kemarau

Langkah-langkah cara memper oleh bibit dengan dicangkok:
  1. Sediakan media cangkok yang terdiri dari pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1
  2. Pilih ranting yang akan dicangkok yang sudah berwarna cokelat, dengan ukuran jari kelingking, dan lurus
  3. Kemudian ranting dikupas dengann panjang 3 cm
  4. Bersihkan lender yang menempel pada ranting dan biarkan sampai mongering. Setelah kering bunkus dengan media cangkokak dengan ukuran segengam tangan, balutan bungkus dengan plastic bening dan ikat denga raffia
  5. Dua minggu setalah pencangkokan akar sudah mulai tumbuh. Dan dua minggu selanjutnya cangkokan sudah dapat di potong
  6. Kemudian cangkokan tanam di polybag yang berukuran 20 cm x 20 cm selama dua minggu. Dengan media tanam pasir, pupuk kandang atau humus dengan perbandingan 1 : 1
  7. Sebelum dipindahkan ke dalam polybag, plastic pembungkus cangkokan di sayat-sayat agar akar dalam cangkokan tidak terhambat pertumbuhannya
  8. Polybag ini setiap hari harus disiram dan simpan di tempat teduh selama dua minggu. Setelah itu cangkokan siap di tanam di lahan terbuka atau kebun

Pengolahan Lahan atau Kebun

Lahan pertama-tama dibersihkan , kemudian cangkul lahan supaya gembur dan subur, pH untuk tanaman anggur harus normal (tidak terlalu asam taupun kurang), buat jarak tanam dengan ukuran 60 x 60 cm. biarkan lubang tanam supaya terkena sinar matahari selam 2-4 minggu. Jangan sampai lahan ini terhalang oleh pohon lain untuk mendapatkan sinar matahari yang penuh.

Cara Menanam Anggur dan Memeliharanya

Setiap bibit sediakan ajir supaya tanaman anggur dapat merambat ke atas, dan sediakan juga penopang atau hamparannya di atas dengan ketinggian 2 m.

1.    Penyulaman dan Penjarangan

Penyulaman dilakukan apabila ada tanaman yang mati atau sakit, maka harus segera diganti. Pemeriksaan ini dalukan setiap hari pada saat penyiraman dilakukan agar tanaman anggur dapt tumbuh sempurna.

Penjarangan dialkukan setelah tanaman anggur mulai berbuah, hal ini sangat penting dilakukan untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Buah yang dibuang yaitu buah yang memiliki ciri sebagai berikut, bertangkai panjang, bentuknya tidak sempurna, berada di sebelah dalam, dan buah terbentuk tanpa adanya persarian.

Penjarangan dilakukan dua kali, tahap pertama dilakukan pada tanaman berumur satu bulan setelah ada pentil dan tahap kedua dilakukan dua minggu setelah penjarangan tahap pertama.

Agar kualitas buah tetap terjaga perlu dilakukan pembrongsongan (pembungkusan) buah. Pemberongsongan dilakukan apabila dalam satu dompel (setangkai) terdapat dua atau tiga buah yang sudah masak. Pembungkusan bisa memaskai kertas semen atau karton.

2.    Pennyiangan

Penyiangan dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan tanaman dari tanaman pengganggu atau gulma. Dan pupuk yang diberikan tidak diambil tanaman pengganggu.

3.    Perempalan

Perempalan ialah cara untuk membuang tunas yang tidak perlu dan membiarkan satu tunas yang baik sebagai batang pokok, perempalan dibagi dua ada perempalan bentuk dan perempalan untuk pembuahan.

4.    Pemupukan

Ada  dua masa pemupukan, yaitu sebagai berikut:
  • Pemupukan tanaman muda (0-1 tahun), umur 0-3 bulan, 10 gram urea dilakukan 10 hari sekali, umur 3-6 bulan, 15 gram urea dilakukan 15 hari sekali, umur 6-12 bulan, 50 gram urea. Cara pemberian pupuk dengan larikan melingkar sekeliling tanaman dengan diameter 10-20 cm.
  • Pemupukan tanaman dewasa (1 tahun – seterusnya), umur 21 hari sebelum perempalan 5 kaleng pupuk kandang, umur 11 hari sebelum perempalan 80 gram TSP atau 100 gram ZK, umur 7 hari sebelum perempalan 100 gram urea.

5.    Pengairan dan Penyiraman

Hal yang perlu diperhatikan dalam penyiraman ialah, tanaman tidak suka genangan air, tanam anggur membutuhkan pengairan mulai dari penanaman sampai pemangkasan, menjelang pemangkasan pemberian air dihentikan, setelah pemangkasan, 2-3 hari sebelumnyadiberi air kembali sammpai ujung ranting, pemberian air diberikan sampai buahnya hampir masak. Setelah buah mulai tua, pemberian air dihentikan agar buah tidak pecah dan busuk.

6.    Penyemprotan Pestisida

Penyemprotan insektisida dilakukan unyuk mencegah hama yang mengganggu tanaman anggur. Penyemprotan insektisida harus dihentikan 15 hari sebelum masa panen.

7.    Pengaturan Bunga

Setelah dua minggu pemangkasan pembuahan, cabang tersieryang baru tumbuh akan mengeluarkan sulu-sulur pembentukan bunga yang keluar darimata ke 3,4, dan 5. Jika ada cabang tersier yang tidak mengeluarkan sulur, dapat diadakan pemotongan kembali dengan meninggalkan mata  tunas.
Hal ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan sulur. Cabang tersier yang baru muncul disisakan satu sulur saja agar menghasilkan rangkaian bunga yang besar dan buahnya bermutu tinggi.

Budidaya Anggur

Anggur adalah tanaman buah berupa perdu yang kaya akan manfaat. Pengembangan budidaya anggur di Timur Tengah sudah dikembangkan sejak 4000 SM. Di Indonesia, budidaya anggur yang direkomendasikan untuk di tanam adalah Jenis Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso Lavalle. Untuk budidaya anggur perlu memperhatikan daerah yang cocok untuk tumbuh dan berkembang. Selain itu budidaya anggur juga harus memperhatikan bibit yang unggul untuk dapat dikembangkan serta perlu pengetahuan dalam teknik menanamnya. Di dalam mengembangkan anggur biasanya dalam perkembangannya akan menemui berbagai hambatan baik yang berupa hama maupun penyakit. Berikut ini akan disajikan tentang budidaya anggur yang semoga saja dapat memberi manfaat.


Jenis-Jenis Tanaman Anggur 
Di dalam mengenali jenis tanaman anggur, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis anggur dapat dimakan. Jenis anggur yang dapat dimakan adalah dari jenis anggur vitis labrusca dan jenis anggur vinivera. Ciri-ciri dari kedua jenis anggur tersebut masing-masing adalah sebagai berikut.

A. Ciri Jenis Tanaman Anggur - Vitis Labrusca:
  • Rasanya masam dan kurang segar.
  • Kulit tebal.
  • Dapat  tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 900 M dpl.
  • Contoh anggur Jenis Vitis Labrusca yaitu Brilliant, Delaware, Isabella, Beacon dan Carman.
B. Ciri Jenis Tanaman Anggur - Vitis Vinifera
  • Rasanya manis dan segar
  • Dapat tumbuh di dataran rendah hingga 300 M dpl yang beriklim kering.
  • Contoh anggur Jenis Vitis Vinifera yaitu Gros Colman, Alphonso Lavalle dan Golden Champion, Probolinggo Biru dan Putih, Situbondo Kuning.
Di Indonesia sendiri Jenis Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso Lavalle adalah yang dianjurkan untuk ditanam. [jenis-jenis tanaman anggur]


Manfaat Buah Anggur
Untuk manfaat buah anggur bagi kesehatan manusia sangat banyak. Buah Anggur juga bisa bermanfaat untuk industri atau pun untuk dikonsumsi sendiri sebagai buah segar. Berikut ini manfaat buah anggur tersebut.

Manfaat buah anggur bagi kesehatan dapat mengatasi berbagai masah kesehatan seperti:

Asma
  • Buah Anggur mempunyai kemampuan untuk  meningkatkan kadar air di dalam paru-paru sehingga baik untuk penderita asma karena bisa mengurangi  sesak nafas yang dideritanya.
Alzheimer
  • Buah anggur bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan otak manusia dan menghindari dari penyakit Alzheimer (penyakit yang mana otak mengerut dan mengecil seperti halnya orang tua), karena buah anggur mengandung resveratol.
Kanker payudara
  • Juice anggur yang berwarna ungu dapat bermanfaat untuk mencegah kanker payudara .
Penyakit jantung
  • Tingkat oksida nitrat di darah akan meningkat jika kita mengonsumsi buah anggur, karena  bermanfaat untuk mencegah pembekuan dan risiko penyakit jantung. Antioksidannya dapat memperlancar peredaran darah
Sembelit (Susah Buang Air Besar)
  • Buah anggur mengandung asam organik, gula, selulosa sebagai pencahar.
Antibakteri
  • Buag anggur merah mempunyai  kandungan antibakterial dan antivirus yang dapat melindungi tubuh dari infeksi.
Kelelahan
  • Juice buah  anggur kaya zat besi  sehingga dapat mengurangi kelelahan namun tetap harus diimbangi dengan istirahat juga.
Pencernaan
  • Jika mengalami masalah pencernakan dianjurkan makan anggur, anggur juga dapat mengatasi masalah perut lainnya.
Sakit kepala sebelah
  • Mengonsumsi juice buah anggur murni tanpa campuran air setiap pagi dapat menyembuhkan penyakit sakit kepala sebelah (migraine).

Manfaat buah anggur lainnya dapat digunakan sebagai makanan olahan dan dapat digunakan sebagai buah segar yang langsung bisa dikonsumsi. Makanan atau minuman olahan dalam rangka pemanfaatan buah anggur misalnya menjadi wine, menjadi selai ataupun jelly. [manfaat buah anggur]

Daerah atau Tempat Yang Cocok Untuk Menanam Buah Anggur

Untuk Daerah/ Tempat Yang Cocok Menanam Anggur atau Budidaya Tanaman Anggur harus mempertimbangkan banyak faktor. Hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan lokasi tanam misalnya iklimnya. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan Daerah Yang Cocok Untuk Menanam Anggur yaitu:
  • Pada dasarnya tanaman anggur hidupnya di daerah dataran rendah, terutama di daerah pesisir, dengan musim kemaraunya sekitar  4 sampai 7 bulan.
  • Juga harus diperhatikan faktor angin. Daerah yang anginnya terlalu kencang tidak baik untuk menanam anggur.
  • Curah Hujan . Dalam keadaan hujan yang intensitasnya tinggi dapat merusak bakal perbungaan/ premordia  serta dapat menimbulkan serangan penyakit.
  • Tempat yang cocok untuk menanam anggur adalah yang banyak sinar mataharinya
  • Udara kering sangat cocok bagi pertumbuhan vegetatif dan pembuahannya.
  • Suhu rata-rata maksimal siang hari 31 derajat C dan suhu rata-rata minimal malam hari 23 derajat C dengan kelembaban udara antar 75-80 %.
  • Keadaan tanah yang cocok untuk menanam anggur adalah tanah mengandung pasir, lempung berpasir, subur dan gembur, banyak mengandung humus dan hara yang dibutuhkan oleh tanaman anggur.
  • Tingkat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya anggur adalah 7 (netral).
  • Anggur akan tumbuh baik apabila bila ditanam diketinggian antara 5-1000 M dpl atau di daerah dataran rendah. Ketinggian disini akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dari tanaman anggur yang bersangkutan. Jenis tanaman anggur Vitis Vinifera cocok ditanam di ketinggian 1-300 M dpl. Sedangkan Jenis Tanaman Anggur  Vitis Labrusca cocok ditanam di ketinggian 1-900 M dpl.[Daerah Atau Tempat Yang Cocok Untuk Menanam Buah Anggur]
Bibit Anggur
Untuk mendapatkan bibit tanaman buah anggur dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang disebut sebagai cara generative dan ada juga untuk mendapatkan bibit anggur dengan cara vegetatif. Cara generatif simplenya adalah cara untuk memperoleh bibit tanaman anggur dengan cara menanam bijinya, sedangkan cara vegetatif merupakan cara untuk memperoleh bibit anggur dengan cara cangkok, stek cabang, stek mata, penyambungan. Namun sementara yang paling efektif untuk mendapatkan bubit anggur dengan cara stek.

Tips atau cara untuk mendapatkan bibit anggur yang berkualitas baik dan ciri-ciri bibit anggur yang baik dengan cara :

A. Ciri-ciri Bibit Anggur Yang Berkualitas Baik
  • Panjang stek sekitar 25 cm terdiri atas 2-3 ruas dan diambil dari pohon induk yang sudah berumur di atas satu tahun.
  • Bentuknya bulat berukuran sekitar 1 cm.
  • Kulitnya berwarna coklat muda dan cerah. Bagian bawah kulit telah hijau, berair dan bebas dari noda-noda hitam.
  • Mata tunas sehat berukuran besar dan tampak padat. Sedangkan mata tunas yang tidak sehat ukurannya kecil dan ujungnya tampak memutih. 
B. Tips atau cara untuk mendapatkan bibit anggur yang berkualitas baik:
  • Pembibitan tanaman anggur dikerjakan dengan menyemaikan lebih dulu dalam pot /keranjang sempai kira-kira selama 5 hari
  • Kemudian pindahkan ke media semai yang berupa campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Media semai ini berupa Keranjang (polybag) yang lebih besar dari tempat awal sebelum dipindah.
  • Selama di persemaian selalu disiram tetapi jangan sampai tergenang air.
  • Penyemaian bibit di tempat teduh dan lembab selama selama 2 bulan.
  • Sekitar 2 bulan tersebut bibit sudah tumbuh dan berakar banyak, bibit siap untuk dipindah ke lapangan dengan memilih yang segar dan sehat kondisinya.
  • Saat yang baik untuk proses penanaman adalah dilakukan di awal musim kemarau/saat panas tertinggi [bibit anggur]
Teknik Menanam Buah Anggur
Menanam anggur memerlukan suatu pola tanam, cara penanaman bibit anggur dan hal-hal lain yang berhubungan. Berikut ini merupakan teknik menanam buah anggur , semoga bermanfaat.

 Pola Tanam Buah Anggur
  • Hal pengaturan jarak tanam buah anggur merupakan perihal yang penting diperhatikan sesuai dengan larikan karena arah datangnya angin sangat besar pengaruhnya. Pola jarak tanam yang direkomendasikan adalah (3M x 3M), (4M x 4M), (3M x 5M), (3M x 4M), (4M x 5M), (4M x 5M), (3M x 5 M) dan (4M x 6M) sehingga untuk lahan 1 hektar maka jarak tanam dengan pola 3M x 3M maka jumlah pohon yang bisa ditanam sekitar 1.111, untuk 4M x 4M maka jumlah pohon anggur sebanyak 625 pohon, dst. Berarti semakin dekat jarak pohon yang ditanam maka jumlah pohon yang ditanam smakin banyak jumlahnya.
Lubang Tanam 
  • Untuk lubang tanamnya berukuran 60 x 60 x 60 Cm yang disesuaikan dengan jarak tanam, isi lubang berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang. Perbandingan masing-masing adalah 1:1:1 atau 1:1:2.
Cara Penanaman 
Cara penanaman bibit anggur yang baik yaitu saat musim kemarau (bulan Juni dan Juli) - lihat juga Daerah Atau Tempat Yang Cocok Untuk Menanam Buah Anggur. Setiap tanaman perlu lahan 20 m² termasuk para-paranya yang harus dipersiapkan sebelum tanamannya tumbuh. Para-para ini berguna untuk merayapkan batang dan cabangnya secara mendatar pada ketinggian 2 m. Selain para-para, buah anggur juga memerlukan ajir bambu untuk titian setelah bibit ditanam, agar dapat menjalar ke atas menuju para-para tersebut. [teknik menanam buah anggur]

Tips Cara Memelihara Tanaman Anggur
Pada kesempatan ini untuk cara memelihara dan Merawat tanaman anggur akan menceritakan tentang penyulangan tanaman anggur, penyiangannya, perempalan, pemupukannya, penyiramannya, penyemprotannya serta pengaturan bunga. Berikut merupakan cara memelihara tanaman anggur di blog Budidaya Petani tersebut.

Penjarangan dan Penyulaman
  • Di dalam penjarangan buah anggur adalah hal yang perlu diperhatikan secara serius Karen nantinya merupakan hal yang akan sangat mempengaruhi kualitas buah yang akan dihasilkan. Jika tidak dilakukan penjarangan buah anggur maka akan merusak perkembangan buah anggur itu sendiri dan juga akan menurunkan kualitas dari buah. Buah yang perlu dibuang adalah buah yang :
  1. Memiliki bertangkai panjang;
  2. Tidak sempurna bentuknya;
  3. Buah yang terbentuk tanpa adanya persarian.
  4. Buah yang ada di sebelah dalam;
  • Tahap penjarangan dilakukan  saat umur satu bulan setelah pembungaan dan penjarangan kedua saat buah masih pentil, tahap kedua ini dilakukan dua minggu setelah tahap satu dan buah sebesar biji jagung. Jangan lupa dilakukan pembrongsongan (pembungkusan) buah. Kapan pembungkusan dilakuikan? Pembungkusan dilakukan dalam satu dompol buah sudah ada dua atau tiga buah yang masak dengan  kertas semen ataupun  koran.
  • Terus kapan penyulaman dilakukan? Penyulaman hanya dilakukan bila terdapat tanaman yang tidak sehat/ matiyang dilakukan secara  rutin bersamaan saat penyiraman karena anggur perlu perhatian berkelanjutan.
Penyiangan
  • Kapan dilakukan penyiangan? Penyiangan tanaman buah anggur dilakukan jika terdapat tanaman pengganggu.
Perempalan
Perempalan di sini terdiri perempalan bentuk pada anggur dan untuk pembuahan.
  • Perempalan bentuk pada anggur dilakukan saat tanam sampai dengan berumur 1 tahun. Tujuan perempalan ini adalah untuk mendapat pertumbuhan yang baik. Caranya yaitu dengan  membuang tunas-tunas yang tidak perlu dan membiarkan satu tunas yang baik sebagai batang pokok.
  • Perempalan untuk pembuahan dilakukan setelah perempalan bentuk yaitu saat anggur berumur 1 tahun. Tips dalam perempalan ini dilakukan yaitu periksalah dahulu dengan memotong ujung salah satu cabang, bila meneteskan air perempalan dilaksanakan, namun jika tidak meneteskan air harus ditunda. Perempalan dilakukan dengan memotong ranting-ranting, dengan meninggalkan 2-4 mata tunas dan semua daun dibuang sehingga tanaman jadi gundul. 
Pelaksanaan dalam 1 tahun dilakukan 3 kali:
  • Tahap Pertama yaitu Bulan Maret - April (90-110 hari)
  • Tahap Kedua yaitu Bulan Juli - Agustus (90-110 hari)
  • Tahap Ketiga yaitu Bulan Nopember - Desember, tahap ini sering gagal
Perempalan antara bulan November-Desember, tidak memperoleh hasil. Tujuannya hanya untuk memelihara kesuburan tanaman sampai musim hujan berakhir dan tanaman tidak rusak.

Pemupukan
Ada dua masa pemupukan tanaman anggur yang dilakukan yaitu:

a) Pemupukan saat umur 0 - 1 tahun yang terbagi menjadi
  • Umur 0-3 bulan, 10 gram urea, interval 10 hari
  • Umur 3-6 bulan, 15 gram urea, interval 15 hari
  • Umur 6-12 bulan, 50 gram urea
Cara pemberian dengan membuat larikan melingkar sekeliling tanaman diameter 10-20 cm kira-kira sedalam 5 cm.

b) Pemupukan tanaman umur 1 tahun - seterusnya
  • Umur 21 hari sebelum perempalan, 5 kaleng pupuk kandang
  • Umur 11 hari sebelum perempalan, 80 gram TSP/100 gram ZK
  • Umur 7 hari sebelum perempalan, 100 gram urea
Untuk pupuk kandang diberikan sekali dalam setahun, baru untuk tahun kedua dosisnya ditambah menjadi 10 kaleng. Pupuk buatan dinaikkan dosisnya urea 600 gram, TSP 300 gram, ZK 450 gram. Cara pemberian pupuk dengan pembuatan larikan sekitar tanaman dengan diameter kira-kira 1,5 M.

Penyiraman
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyiraman atau pengairan yaitu:
  • Tanaman anggur tidak tahan terhadap air yang tergenang.
  • Tanaman anggur membutuhkan pengairan mulai tanam sampai pemangkasan.
  • Menjelang pemangkasan, 3-4 minggu sebelumnya pemberian air harus distop.
  • Setelah masa pemangkasan, 2-3 hari sebelumnya diberi air kembali sampai ujung ranting mengeluarkan air.
  • Pemberian dilakukan sampai buahnya hampir masak, setelah mulai tua pemberian air dihentikan. Tujuan penghentian penyiraman agar buah tidak pecah dan menjadi busuk.
Penyemprotan
  • Tujuan dari kegiatan penyemprotan insektisida adalah sebagai pencegahan terhadap hamapenganggu. Penyemprotan harus dihentikan 15 hari sebelum panen. Khusus untuk hama Phyiloxera Vitifolia digunakan insektisida Furadan 3G/Temik 1 OG.
Pengaturan Bunga 
Setelah 2 minggu pemangkasan pembuahan, cabang tersier yang baru tumbuh mengeluarkan sulur-sulur pembentukan bunga yang keluar dari mata ke 3, 4 dan 5. Jika ada cabang tersier yang tidak mengeluarkan sulur dapat diadakan pemotongan, caranya dengan meninggalkan 3 mata yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan sulur. Cabang tersier yang baru muncul disisakan satu sulur saja, supaya menghasilkan dompolan bunga yang besar dan buahnya bisa berkualitas baik. [cara memelihara dan merawat tanaman anggur]
Hama Dan Penyakit Tanaman Anggur
Ada beberapa jenis hama dan jenis penyakit tanaman anggur. Sama halnya dengan tanaman atau pohon – pohon lainnya bahwa pohon anggur juga terserang hama dan penyakit. Di bawah ini adalah hama dan penyakit tanaman anggur di blog ini.

Hama

Phylloxera Vitifolia

  • Hama ini menyerang tanaman anggur di semua umur baik tanaman yang masih bibit maupun yang sudah tua, dan akibat yang ditimbulkannya adalah kering dan mati. Bagian tanaman yang diserang adalah daun dan akar tanaman secara langsung. Gejala umum yaitu daun terbentuk bisul-bisul kecil sedangkan akar tanamannya membengkak seperti kutil. Letak hama Phylloxera Vitifolia menetap di bawah kulit batang yang terkelupas dan dalam jaringan akar.
Kumbang Apogonia destructor
  • Kumbang Apogonia destructor berbentuk kumbang kecil dan warnanya hitam mengkilat. Bagian yang diserang adalah daun anggur saat waktu malam hari dan karakteristik kumbang Apogonia destructor adalah mudah tertarik oleh sinar lampu.
Wereng Daun
  • Akibat yang ditimbulkan dari serangan wereng ini adalah menyebabkan daun anggur berbintik putih, kemudian menjadi kuning coklat kemudian gugur.
Kutu Putih
  • Akibat yang terlihat dari serangan kutu putih ini adalah dapat menyebabkan pucuk/tunas menjadi kerdil.
Ulat Daun
  • Sesuai dengan namanya bagian yang diserang adalah bagian daun yang menjadikan daun anggur sebagai makanannya.
Rayap
  • Akibat yang terlihat jika serangan rayap datang saat menggerogoti akar tanaman yang masih muda sehingga membuat jadi layu yang akhirnya akhirnya mati.
Burung, Kalong, Tupai dan Musang
  • Menyerang buah yang mulai masak untuk dijadikan makanannya.
Cara memberantas hama anggur yang tepat adalah dengan menyemprotkan insektisida pada bagian yang terkena hama yang dilakukan secara rutin dan dihentikan menjelang masa petik. Khusus hama Phyloxera vitifolia dilakukan dengan menyiramkan insektisida di sekeliling tanaman. Penyiraman bisa dilakukan sebelum tanam, setelah tanam/setelah panen. Sedangkan untuk mmemberantas hama berupa hewan hewan adalah dengan memakai jebakan.

Penyakit

Downy Mildew (Jamur)
  • Gejalanya fisik yang kelihatan adalah daun kelihatan kuning, di bagian bawah terlihat ada tepung warna putih-kuning. Daun, bunga maupun tandan muda bisa mati bila terkena penyakit ini terutama saat musim penghujan atau kelembaban yang tinggi.
Powdery Mildew
  • Gejala fisik yang terlihat adalah pada permukaan daun terdapat bedak tipis putih kelabu. Bagian yang diserang pada tanaman anggur adalah bagian pucuk, bunga dan buah muda bahkan dapat merusak ranting sehingga jadi kerdil dan rusak.
Penyakit busuk hitam
  • Akibat yang ditimbulkan dari penyakit busuk hitam ini adalah buah anggur menjadi keriput, busuk dan gugur.
Phakospora Vitis
  • Ciri fisik yang terlihat adalah daun bagian bawah tertutup tepung berwarna orange (massa sporanya).
Peronospora
  • Bagian yang diserang adalah bagian daun anggur. Jika keadaan udara terlalu lembab, maka jamur ini menyerang daun anggur dan dapat dikenali karena spora berwarna kuning di bawah daun. 

Dalam rangka pemberantasan penyakit anggur dilakukan dengan menyemprotkan fungisida dengan waktu sebelum masa berbunga, setelah berbunga dan 8-12 hari sesudah penyemprotan kedua setelah berbunga. Sedang untuk penyakit busuk hitam penyemprotan dilakukan sebelum masa berbunga, saat berbunga dan 2 minggu sebelum masa petik. [hama dan penyakit tanaman anggur]


Masa Panen Buah Anggur
Tanaman anggur dalam satu tahun mengalami masa panen sebanyak dua kali. Umur panen anggur tergantung dari jenis anggur, iklim dan tinggi tempat tanam buah anggur. Di daerah rendah umur buah anggur sekitar 90-100 hari setelah pangkas, di dataran tinggi umur buah anggur sekitar 105–110 hari. Tingkat kemasakan buah yang baik untuk dipanen adalah jika warna dalam satu tandan telah sama, butir buah mudah lepas dan keadaan buah kenyal serta lunak.

Pelaksanaan panen dilakukan dalam cuaca yang cerah dan di pagi hari dengan pemetikan yang hati-hati, jangan sampai bedak hilang. Hasil panen dimasukkan dalam keranjang/ dos karton diusahakan penempatannya tidak menumpuk, agar buah yang terletak di bawah tidak pecah.

Untuk perkiraan hasil panen untuk 1 ha dengan jarak tanam 4 x 5 hasil panen per tahun rata-rata 7.500 kg anggur. Kemudian hasil panennya dilakukan penyortiran dengan menyingkirkan buah yang rusak dan buah yang masih terlalu muda dalam satu dompolan. Kemudian anggur digolongkan menurut ukuran dompolan dan keseragaman besar buah. Cara penyimpanan hasil panen adalah dengan memasukkan dalam ruang pendingin atau dengan menggantung buah anggur untuk diangin-anginkan di ruangan yang sejuk.

Cara pengemasan saat mengangkut adalah dengan menggunakan kotak kayu yang diisi dengan serbuk gergaji sehingga kerusakan buah dapat ditekan saat pengangkutan. Ada juga yang menggunakan keranjang bambu dilapisi kertas Koran tetapi cara ini kurang baik karena banyak buah yang rusak dan pecah. [masa panen buah anggur]
Mutu Buah Anggur
Untuk menentukan mutu buah anggur ada kelas-kelasnya. Berikut ini adalah klasifikasi mutu buah anggur, semoga dapat bermanfaat.

Mutu A:

Yang termasuk klasifikasi mutu A adalah :
  • Dompolan rapat
  • Buah besar 
  • Seragam, dan 
  • Rasanya manis.
Mutu B: dompolan renggang, buah kecil, rasa manis.
Yang termasuk klasifikasi mutu B adalah :
  • Dompolan renggang
  • Buah kecil
  • Rasa manis.
Mutu C adalah yang di luar ketentuan mutu A dan B.

Kandungan Buah Anggur

Kandungan Gizi buah anggur

Anggur dapat digolongkan sebagai tanaman obat dikarenakan banyak unsur-unsur dalam buahnya bermanfaat bagi tubuh. Dalam buah angur terdapat banyak senyawa polifenol dan resveratol. Kedua senyawa ini berperan dalam berbagai kegiatan metabolisme tubuh, keduanya juga dapat berperan dalam mencegah terbentuknya sel kanker dan penyakit lainnya. Selain itu buah anggur juga mengandung senyawa anti oksidan yg mampu menangkal radikal bebas yang masuk kedalam tubuh.
Tabel dibawah ini menunjukkan nilai nutrisi dalam 100 gram buah anggur ( Anggur merah dan hijau )
Nilai Nutrisi Buah Anggur / 100 gram
Energi
288 kL ( 69 kcal)
Karbohidrat
158,15 g
Gula
15,48 g
Serat pangan
0,9 g
Lemak
0,156 g
Protein
0,72
Vitamin B1 (thiamin)
0,069 mg
Vitamin B2 (riboflavin)
0,007 mg
Vitamin B3 (niacin)
0,1588 mg
Vitamin B5 (pantothenic acid)
0,05 mg
Vitamin B6
0,086 mg
Vitamin B9 ( folate)
2 μg
Vitamin B12
0 μg
Vitamin C
10,8 mg
Vitamin K
22  μg      
Kalsium
10 mg
Iron
0,36 mg
Magnesium
7 mg
Mangan
0,0715 mg
Phosfor
20 mg
Potassium
191 mg
Sodium
3.02 mg
Zinc
0,07 mg

Khasiat Buah Anggur

ANGGUR merupakan buah dengan ciri berbentuk bulat agak lonjong berukuran kecil seperti kelereng namun ada juga yang ukurannya agak besar, buah ini umumnya berwarna hijau, merah kehitaman/ungu, hitam, dan biru kehitaman. Anggur adalah tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae.
Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung. Tapi, taukah Anda apa kandungan dan manfaat dari buah anggur sendiri? mungkin Anda belum mengetahuinya, ternyata selain enak dan segar buah anggur juga mempunyai banyak khasiat dan manfaat untuk kesehatan tubuh kita di antaranya:
1. AntibakteriAnggur merah memiliki kandungan antibakterial dan antivirus yang kuat, sehingga dapat melindungi tubuh dari infeksi.
2. AsmaAnggur memiliki kekuatan assimilatory yang dapat meningkatkan kadar air dalam paru-paru. Hal ini sangat baik bagi penderita asma karena dapat mengurangi masalah sesak napas.

3. Mencegah katarak
Anggur mengandung flavonoid yang kaya antioksidan, yang dapat mengurangi dan melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas seperti katarak.

4. Kanker payudara
Penelitian juga menunjukkan bahwa jus anggur yang berwarna ungu membantu dalam mencegah kanker payudara yang secara signifikan mengurangi massa tumor pada payudara.

5. Sembelit
Anggur mengandung asam organik, gula, selulosa yang dikenal sebagai pencahar. Manfaat ini sangat baik untuk mengatasi keluhan sembelit atau susah buang air besar.

6. Penyakit jantung
Tingkat oksida nitrat dalam darah akan meningkat ketika Anda mengonsumsi buah anggur, yang bermanfaat untuk mencegah pembekuan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Antioksidannya juga dapat menghentikan oksidasi kolesterol LDL yang menghambat pembuluh darah.
7. MigrainMinum jus anggur murni tanpa campuran air di setiap pagi dapat menyembuhkan penyakit migrain atau sakit kepala sebelah.
8. PencernaanBila Anda menderita gangguan pencernaan, ada baiknya Anda mengonsumsi anggur. Anggur juga baik untuk mengatasi masalah perut lainnya.
9. Gangguan ginjalAnggur dapat membantu menyingkirkan asam pada ginjal. Hal ini berarti mengurangi gangguan pada tekanan ginjal.
10. Kolesterol darahAnggur mengandung senyawa yang disebut pterostilbene, yang memiliki kapasitas untuk menurunkan tingkat kolesterol. Saponin yang terdapat pada kulit anggur juga dapat mencegah penyerapan kolesterol.

#Dikutip dari berbagai sumber

Manfaat Buah Anggur


Manfaat Buah Anggur Bagi Kesehatan


Semua vitamin tersebut sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh Inilah beberapa khasiat kesehatan dari buah anggur seperti yang dikutip dari Idiva dan wolipop.

Berikut 10 Manfaat Buah Anggur Bagi Kesehatan

10. Asma
Anggur memiliki kekuatan assimilatory yang dapat meningkatkan kadar air dalam paru-paru. Hal ini sangat baik bagi penderita asma karena dapat mengurangi masalah sesak nafas.

9. Antibakteri
Anggur merah memiliki kandungan antibakterial dan antivirus yang kuat, sehingga dapat melindungi tubuh dari infeksi.

8. Alzheimer
Penelitian menunjukan bahwa anggur dapat meningkatkan kesehatan otak dan menghindari dari penyakit Alzheimer. Hal ini dikarenakan anggur mengandung resveratol, yakni sebuah polifenol yang mengurangi tingkat amyloidal beta peptides pada penderita Alzheimer.

7. Kanker payudara
Penelitian juga menunjukkan bahwa jus anggur yang berwarna ungu membantu dalam mencegah kanker payudara yang secara signifikan mengurangi massa tumor pada payudara.

6. Sembelit
Anggur mengandung asam organik, gula, selulosa yang dikenal sebagai pencahar. Manfaat ini sangat baik untuk mengatasi keluhan sembelit atau susah buang air besar.

5. Kelelahan
Jus anggur mengandung energi instan. Jus anggur yang kaya akan zat besi dapat mengurangi kelelahan diimbangi dengan istirahat yang cukup.

4. Penyakit jantung
Tingkat oksida nitrat dalam darah akan meningkat ketika Anda mengonsumsi buah anggur, yang bermanfaat untuk mencegah pembekuan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Antioksidannya juga dapat menghentikan oksidasi kolesterol LDL yang menghambat pembuluh darah.

3. Pencernaan
Bila Anda menderita gangguan pencernaan, ada baiknya Anda mengonsumsi anggur. Anggur juga baik untuk mengatasi masalah perut lainnya.

2. Migrain
Minum jus anggur murni tanpa campuran air di setiap pagi dapat menyembuhkan penyakit migrain atau sakit kepala sebelah.

1. Gangguan ginjal
Anggur dapat membantu menyingkirkan asam pada ginjal. Hal ini berarti mengurangi gangguan pada tekanan ginjal.

 http://www.hasbihtc.com/2012/04/10-manfaat-buah-anggur-bagi-kesehatan.html#ixzz2VWTl8o1m
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...